1. Apa
tema dalam filem dokumenter Sjafruddin Prawiranegara- Presiden RI yang
Terlupakan ini?
Seseorang
pemimpin atau pahlawan yang terlupakan oleh ingatan masyarakat indonesia
2. Ide
cerita apa yang diambil dalam filem dokumenter Sjafruddin Prawiranegara- Presiden
RI yang Terlupakan?
Mengenang
1 abad Sjafruddin Prawiranegara sebagai Presiden RI yang Terlupakan
3. Apa
tujuan filem Sjafruddin Prawiranegara- Presiden RI yang Terlupakan?
Mengangkat
nilai-nilai baik pemikiran maupun lankah-langkah politik kewaganegaraan yang
akan dicontohkan kepada beliau menjadi pembelajaran generasi bangsa
4. Ceritakan
kembali filem dokumenter Sjafruddin Prawiranegara- Presiden RI yang Terlupakan
?
Sjafruddin Prawiranegara memimpin saat Presiden
Soekarno dan Mohd Hatta di asingkan oleh Belanda pada Agresi Militer Belanda
kedua. Saat itu Belanda habis-habisan menggempur Yogyakrta. Selain dua tokoh
nasional tersebut, Belanda juga menangkap pemimpin Indonesia lainnya
untuk di asingkan ke Pulau Bangka. Belanda menyiarkan kabar bahwa Indonesia
sudah bubar, karena pemimpin-pemimpinnya sudah mereka tawan. Beruntung
Sjafruddin Prawiranegara yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kemakmuran
sedang berada di Bukittinggi, Sumatra Barat sehingga terhindar dari
pengasingan. Ia lantas mengusulkan untuk pembentukan pemerintahan darurat demi
meneruskan pemerintahan RI.
Hal ini senada dengan telegraf yang dikirmkan Ir
Soekarno yang memberi kuasa kepada Sjafruddin Prawiranegara untuk memimpin
pemerintahan.Ia kemudian menggelar rapat pada 19 Desember 1948 yang bertempat
di sebuah rumah dekat Ngarai Sianok Bukittinggi. Rapat tersebut dihadiri oleh
Gubernur Sumatra Mr. T.M. Hasan yang langsung menyetujui pembentukan suatu
Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI). Hal ini semata-mata dilakukan
demi NKRI agar tidak mengalami kekosongan kekuasaan. Akhirnya pada 22 Desember
1948, PDRI diproklamirkan dan Sjafruddin menjadi pemimpinnya. Ia dibantu
oleh kabinetnya diantaranya T.M. Hasan, S.M. Rasjid, Lukman Hakim, Ir.
Mananti Sitompul, Ir. Indracahya, dan Marjono Danubroto.
Sementara Jenderal Sudirman tetap menjadi Panglima
Besar Angkatan Perang.PDRI saat itu menjadi satu-satunya musuh Belanda. Semua
tokoh-tokohnya terus bergerak mengusir penjajah. Bahkan hingga sampai harus
bermalam di hutan rimba untuk menghindakan diri dari serangan. Rombongan ini
kerap tidur di semak belukar di pinggiran sungai Batanghari dan kekurangan
pasokan bahan makanan. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat pahlawan
untuk mempertahankan kemerdekaan. Perjuangan mereka ternyata membuahkan hasil.
Pada pertengahan tahun 1949, posisi Belanda semakin terjepit karena agresi
besar-besaran yang diluncurkan ke Indonesia mendapat kecaman internasional.
Mereka tidak
pernah berkuasa penuh dan akhirnya memilih berunding dengan utusan
Soekarno-Hatta yang saat itu masih berstatus tawanan. Akhirnya perundinga menghasilkan
Perjanjian. Roem-RoyenSetelah perjanjian ini Sjafruddin kemudian
mengembalikan pemerintahan kembali kepada Ir Soekarno pada 13 Juli 1949. Ini
berarti masanya menjabat sebagai presiden selama kurang lebih delapan bulan
untuk melanjutkan eksistensi Republik Indonesia.
ISI
MANDAT PRESIDEN SOEKARNO DAN WAKIL PRESIDEN HATTA
·
Kawat pertama
kami presiden republik indonesia
memberitahukan bahwa pada hari minggu tanggal 19 desember 1948 jam 06.00 pagi
belanda telah mulai serangannya atas ibu kota djogjakarta .dalam keadaan
pemerintahan tidakdapat dijalankan kewajiban nya lagi kami merasa kepada Sjafruddin
Prawiranegara mentri memakmuran republik indonesia telah membentuk pemerintah
daurat disumatera
·
Kawat kedua
Kami presiden republik indonesia
memberitahukan kepada Sjafruddin Prawiranegara pada hari minggu tanggal 19
desember 1948 jam 6 pagi belanda mulai serangan atas ibu kota djogjakarta
Djika perhatian Sjafruddin
Prawiranegara membentuk pemerintahan disumatera tidak berasil kepada saudara
dikuasai untuk membentuk exlegovermen republik indonesia di india.
Harap dalam hal ini berhubungan di
sumatera djika berhubungan tidak mungkin, harap diambil seperlunya.
5. Pesan
moral apa yang ada dalam filem dokumenter Sjafruddin Prawiranegara- Presiden RI
yang Terlupakan?
·
Hanya bangsa yang mengharagai
pahlawannya dan menjadi bangsa yang besar. Kita harus berdamai dengan sejarah
apapun peristiwan masalalu semuanya harus dicatat tetapisecara objektif
toko-tokoh yang mengoreskan peristiwa-peristiwa penting ini harus diberi
penghargaan yang sewajarnya.
·
Setiap penguasa akan selalu memperbesar
peristiwa yang menaikan wibawanya dan akan melupakan atau menguculkan peristiwa
yang merugikannya yang sering kali orang idealis itu menjadi korban karena
orang yang idealis kadang-kadang tampa kompromi menyampaikan apa adanya .
mengancam intentasi oranglain sehingga orang-orang seperti sjafruddin prawiranegara.
·
Pemerintah seharusnya malu karena
menunjukan pemerintah tidak tau sejarah , pemerintah telah mensampingkan 1
fakta sejarah yang sangat penting dan pahlawan sebagai pilihan-pilihan politik.
Seharusnya harus dibebaskan ,kalau seseorang
apapun alirannya yang mempunyai kontribusi yang besar dalam memperjuankan/mempertahnkan
kemerdekan indonesia harus menjadi pahlawan nasional.